Templates by BIGtheme NET

Ternak Dalam Dunia Pertanian

Orang Inggris nyebut Livestock, cadangan pangan dlm keadaan hidup, orang Jawa nyebut Rojo Koyo, kekayaan paling utama yg memiliki multi fungsi merubah limbah pertanian jerami, tebon, tinten & hijauan jadi daging, susu & pupuk, itu bukan hal baru tapi budaya lama yg dulu menyatu dlm kehidupan petani, tapi orde baru memisahkan pertanian dari pupuk kandang diganti pupuk kimia anorganik yg praktis. Akibatnya lahan pertanian menjadi kritis, kandungan organik terus menuju < 1 % idealnya > 2.5

Untuk bisa berproduksi optimal, harusnya tiap ha sawah atau kebun dibarengi 4 sapi untuk mengolah limbah pertanian jadi daging/susu & pupuk, tanah tetap subur tidak perlu impor sapi, lahan pertanian kita 12.5 jt ha bisa menghidupi 50 jt sapi, bila kita punya sapi/kerbau 25 jt ekor, 10 % jumlah penduduk sdh cukup memenuhi kebutuhan daging domestik kalau punya 50 jt ekor cukup untuk seluruh kebutuhan ASEAN, perlu kembali ke sistem lama setiap petani punya Rojo Koyo Sapi atau Kambing disamping ayam atau itik seperti di negara2 maju yg menerapkan Integrated FARMING (Achsin U. Cholik)

Facebook Comments

About Fajar Muchtar

Pimpinan Pesantren Al Musthafa dan Ketua Yayasan Al Mushtafa Rahmat Semesta

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful

%d bloggers like this: